Banner 1
Banner 2
Banner 3
Banner 4
Banner 5

Quick Respon Press Release

Informasi dan kegiatan terbaru yang dipublikasikan secara resmi oleh instansi terkait.

Berita Kanwil

Update publikasi terbaru

Lihat Semua
Berita Kanwil

03 Sep 2026 08:00

Profiling ASN Digelar, Pemasyarakatan Kalteng Petakan Talenta ASN untuk Perkuat Organisasi

Palangka Raya – Jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah melaksanakan uji kompetensi dalam rangka Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProfASN) bertempat di UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palangka Raya, Kamis (3/9). Kegiatan tersebut diikuti 18 peserta dari lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalteng yang terdiri atas Kepala Lapas, Rutan, LPKA, Bapas serta pejabat Eselon IV dan V. Selain itu, sebanyak delapan peserta dari lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjenim) Kalimantan Tengah turut mengikuti rangkaian uji kompetensi.Uji kompetensi ini menjadi bagian dari upaya percepatan penerapan manajemen talenta pada instansi pemerintah. Melalui ProfASN, dilakukan pemetaan terhadap kompetensi dan potensi setiap peserta sebagai dasar dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur secara lebih terarah.Selain mengukur kompetensi, kegiatan juga bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kemampuan literasi digital serta preferensi karier masing-masing individu. Hasil profiling diharapkan dapat menjadi data pendukung dalam pengembangan karier dan penempatan ASN sesuai potensi serta kompetensinya.Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, membuka kegiatan tersebut didampingi Kepala UPT BKN Palangka Raya, Sigit Ari Wibowo. Hensah mengatakan, pelaksanaan ProfASN menjadi langkah strategis untuk mengetahui potensi dan kompetensi ASN secara lebih objektif. Menurutnya, pemetaan tersebut diperlukan agar pengembangan sumber daya manusia dapat dilakukan berdasarkan data dan kebutuhan organisasi.“Profiling ini penting untuk memberikan gambaran yang objektif mengenai kompetensi dan potensi setiap ASN. Dengan data yang akurat, kita dapat mengembangkan sumber daya manusia sesuai kebutuhan organisasi,” ujar Hensah.Ia menambahkan, penerapan manajemen talenta harus mampu mendorong ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme. Setiap pegawai diharapkan dapat mengembangkan potensi yang dimiliki sekaligus memberikan kontribusi terbaik bagi pelaksanaan tugas dan fungsinya. Hensah berharap hasil uji kompetensi dapat memberikan manfaat bagi organisasi maupun peserta dalam merancang pengembangan karier ke depan. Ia juga menekankan pentingnya mengikuti seluruh proses secara serius dan objektif sebagai bagian dari upaya membangun ASN yang profesional dan berintegritas.“Kita berharap hasil profiling ini menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat dalam pengembangan karier ASN, sehingga setiap pegawai dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi,” pungkas Hensah.
Baca Selengkapnya
Berita Kanwil

20 Aug 2026 08:00

Deklarasi Akbar Bersama Kepala BNN RI, Pemasyarakatan Kalteng Dukung Komitmen Perang Melawan Narkoba

Palangka Raya – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Hensah, menghadiri Deklarasi Akbar Perang Melawan Narkoba di Bumi Tambun Bungai Menuju Kalteng Bersinar bersama Kepala BNN RI bertempat di Bundaran Besar Palangka Raya, Kamis (20/8). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalteng, organisasi masyarakat, serta pelajar dan mahasiswa Kota Palangka Raya.Sebanyak 3.333 peserta mengikuti deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Seluruh peserta bersama-sama mengucapkan ikrar perang melawan narkoba sebagai wujud tekad mewujudkan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba.Selain deklarasi, kegiatan juga diisi dengan penyerahan sembilan tongkat komando sebagai simbol kepercayaan dan tanggung jawab dalam memimpin gerakan pemberantasan narkoba di Kalimantan Tengah.Tongkat komando tersebut diserahkan oleh perwakilan keluarga tiga anggota Polri yang gugur dalam tugas pemberantasan narkoba, pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat, dan tokoh agama kepada unsur pimpinan daerah dan pemangku kepentingan terkait.Penerima tongkat komando terdiri dari Kepala BNN RI, Gubernur Kalteng, Ketua DPRD Kalteng, Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, Kajati Kalteng, Ketua Pengadilan Tinggi Kalteng, Kepala BIN Kalteng, Wali Kota Palangka Raya, serta Ketua GDAN.Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa perang terhadap narkoba membutuhkan niat dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Sementara itu, Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto mengapresiasi komitmen Kalimantan Tengah yang diwujudkan melalui deklarasi akbar tersebut. “Ini adalah bukti nyata bahwa Kalteng tidak akan menyerah terhadap sindikat narkoba. Perang terhadap narkoba bukan hanya kiasan, ini pesan semesta untuk menjaga kedaulatan Indonesia,” ujarnya.Menurut Suyudi, ancaman narkotika dapat menghambat cita-cita menuju Indonesia Emas. Karena itu, pemberantasan narkoba tidak dapat hanya dilakukan BNN, tetapi membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh masyarakat, termasuk dalam menghadapi perkembangan bentuk narkotika yang kini semakin beragam.Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng, Hensah, menilai deklarasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mencegah dan memberantas narkoba, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. “Pemberantasan narkoba membutuhkan sinergitas dan komitmen bersama. Kami di jajaran Pemasyarakatan akan terus memperkuat pencegahan serta memastikan lingkungan Lapas dan Rutan tetap bersih dari peredaran gelap narkoba,” kata Hensah.Hensah menambahkan, jajaran Ditjenpas Kalteng siap mendukung langkah bersama dalam membangun ekosistem wilayah yang bersih dari narkoba. “Semangat Kalteng Bersinar harus diwujudkan melalui kerja nyata, mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat hingga penegakan hukum. Pemasyarakatan siap menjadi bagian dari benteng bersama untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya.
Baca Selengkapnya
Berita Kanwil

17 Aug 2026 08:00

3.494 Warga Binaan di Kalteng Terima Remisi HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Palangka Raya – Sebanyak 3.494 warga binaan dan anak binaan di Kalimantan Tengah menerima Remisi Umum dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Senin (17/8). Penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi secara simbolis dilaksanakan di Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Penyerahan dilakukan oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, bersama jajaran Forkopimda yang hadir, didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah, Hensah.Kegiatan tersebut disaksikan langsung Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, bersama Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo. Momen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus wujud perhatian pemerintah terhadap proses pembinaan warga binaan.Secara serentak, penyerahan remisi juga dilaksanakan di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan Negara (Rutan), serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) se-Kalimantan Tengah. Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, mengatakan remisi diberikan sebagai bentuk apresiasi atas perubahan perilaku dan kepatuhan warga binaan selama mengikuti pembinaan. Besaran remisi yang diberikan bervariasi sesuai ketentuan dan masa pidana yang telah dijalani.“Remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah mengikuti pembinaan dan berkelakuan baik, serta memenuhi persyaratan yang ditentukan,” ujar Hensah.Hensah menjelaskan, besaran Remisi Umum yang diberikan kepada warga binaan berkisar antara satu hingga enam bulan. Pemberian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mengikuti seluruh program pembinaan secara konsisten.“Besaran remisi yang diberikan mulai dari satu sampai enam bulan. Kami berharap remisi ini menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh,” jelasnya.Dari total 3.494 warga binaan dan anak binaan yang menerima remisi, sebanyak 64 orang di antaranya langsung memperoleh kebebasan setelah mendapatkan pengurangan masa pidana. Mereka selanjutnya diharapkan dapat kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan secara positif.Menurut Hensah, pemberian remisi tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga bagian dari sistem pembinaan Pemasyarakatan yang mendorong warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik. Karena itu, pihaknya terus memastikan proses pembinaan berjalan secara terarah dan berkelanjutan.“Bagi yang langsung bebas, kami berharap dapat kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan yang positif, mampu menjaga diri, serta tidak mengulangi perbuatan yang melanggar hukum,” pungkas Hensah.Pemberian Remisi Umum dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kalimantan Tengah menjadi momentum untuk memperkuat semangat pembinaan dan reintegrasi sosial. Kakanwil berharap warga binaan yang mendapatkan remisi dapat menjadikan kesempatan tersebut sebagai langkah untuk memulai kehidupan yang lebih baik.
Baca Selengkapnya
Berita Kanwil

17 Aug 2026 07:00

Merdeka dalam Semangat, Mengabdi dengan Integritas: Kanwil Ditjenpas Kalteng Rayakan HUT Ke-81 RI

Palangka Raya – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Senin (17/8).Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Wilayah tersebut dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Suwarto, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan diikuti Pejabat Administrator dan pegawai Kantor Wilayah, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS), Dharma Wanita Persatuan (DWP), serta jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kota Palangka Raya.Pelaksanaan upacara berlangsung khidmat dengan seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, hingga pembacaan doa sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan serta pemberian Piagam Satya Lencana kepada 6 orang pegawai. Dalam amanatnya, Suwarto membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya semangat kemerdekaan sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.“Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Suwarto.Suwarto juga mengajak seluruh jajaran Pemasyarakatan untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi dalam melaksanakan tugas secara profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Menurutnya, setiap insan Pemasyarakatan memiliki peran dalam mendukung pembangunan nasional.“Semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata, kedisiplinan, dan komitmen dalam melaksanakan tugas sehingga Pemasyarakatan semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” katanya.Momentum HUT Ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi pengingat bagi jajaran Pemasyarakatan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan serta mendukung terciptanya sistem Pemasyarakatan yang semakin humanis dan produktif.Di tempat berbeda, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, turut mengikuti upacara bendera peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah.Kehadiran Kepala Kantor Wilayah dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI tersebut menjadi wujud komitmen untuk terus menjaga semangat kebangsaan sekaligus memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan demi memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalimantan Tengah dan Indonesia.
Baca Selengkapnya